Paeonia lactiflora atau yang dikenal sebagai Peoni Cina merupakan tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Selain dikenal karena bunganya yang indah, bagian akar tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif yang berkhasiat untuk kesehatan, terutama dalam mengatasi peradangan dan nyeri otot.
Dalam dunia herbal modern, ekstrak akar Peoni semakin populer sebagai solusi alami untuk membantu mengatasi pegal linu, nyeri sendi, dan gangguan muskuloskeletal.
Prevalensi Pegal Linu di Indonesia
Masalah pegal linu dan nyeri sendi cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Riskesdas 2018:
- Prevalensi penyakit sendi/muskuloskeletal mencapai 7,30%
- Nyeri punggung bawah (Low Back Pain) berkisar 3,71%–18,37%
- Lebih dari 80% penduduk pernah mengalami nyeri punggung
- Sekitar 45–59% pasien mengalami myalgia (nyeri otot)
Tidak hanya usia 45–65 tahun, generasi muda pun mulai banyak mengalami keluhan ini akibat aktivitas tinggi, pekerjaan, serta gaya hidup sedentari.
Kandungan Aktif Akar Peoni
Akar Peoni Cina mengandung beberapa senyawa penting, antara lain:
Paeoniflorin
Lactiflorin
Paeoniflorigenone
Senyawa utama paeoniflorin merupakan glukosida alami yang memiliki aktivitas:
Anti-inflamasi (anti radang)
Analgesik (pereda nyeri)
Antioksidan
Protektif terhadap sendi dan pembuluh darah
Manfaat Akar Peoni untuk Pegal Linu
Paeoniflorin bekerja dengan menghambat produksi mediator peradangan dalam tubuh. Mekanisme ini membantu mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri pada otot maupun sendi.
Penelitian oleh Zhang & Dai (2012) menunjukkan bahwa Paeonia lactiflora memiliki efek imunomodulator dan anti-inflamasi yang signifikan pada model rheumatoid arthritis.
Studi pada hewan uji menunjukkan bahwa paeoniflorin mampu meningkatkan ambang rasa sakit. Senyawa ini bekerja pada sistem saraf pusat yang mengatur persepsi nyeri serta memiliki aktivitas antikolinergik.
Hal ini menjadikan akar Peoni potensial sebagai herbal pendukung untuk:
Nyeri otot (myalgia)
Nyeri punggung bawah
Pegal akibat aktivitas berat
Penelitian menunjukkan bahwa paeoniflorin mampu:
Menghambat enzim yang berperan dalam degenerasi tulang rawan
Melindungi struktur sendi pada model arthritis
Review oleh Wang et al. (2024) menegaskan potensi Paeoniae Radix Alba dalam pendekatan farmakologi jaringan untuk osteoarthritis.
Selain untuk nyeri sendi, akar Peoni juga memiliki aktivitas antioksidan yang mampu:
Menghambat radikal bebas
Meningkatkan aktivitas enzim antioksidan
Menurunkan biomarker kerusakan arteri
Penelitian Kim et al. (2021) menunjukkan efek protektif terhadap kondisi aterosklerosis melalui mekanisme anti-inflamasi dan antioksidan.
Meskipun memiliki banyak potensi manfaat, riset klinis pada manusia masih terbatas. Sebagian besar studi masih berbasis hewan atau in vitro. Oleh karena itu, penggunaan sebaiknya tidak berlebihan dan tetap memperhatikan kondisi kesehatan individu.
Akar Peoni (Paeonia lactiflora) merupakan herbal tradisional dengan potensi besar sebagai anti-inflamasi alami untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri sendi. Kandungan paeoniflorin berperan dalam:
- Mengurangi peradangan
- Meredakan nyeri
- Melindungi sendi
- Mendukung kesehatan pembuluh darah
Dengan meningkatnya prevalensi nyeri muskuloskeletal di Indonesia, herbal ini menjadi alternatif pendukung yang menarik, tentu dengan penggunaan yang bijak dan berbasis literatur ilmiah.


