Perokok Pasif Rentan Terkena Kanker Paru

perokok

Menghirup asap rokok, baik secara konvensional maupun dari rokok elektrik (vape), merupakan salah satu kebiasaan yang sangat tidak sehat. Bukan hanya orang yang merokoknya saja yang akan terkena dampak, tetapi risiko kesehatan juga mengancam para perokok pasif. Perokok pasif adalah orang di sekitar yang ikut menghirup asap tembakau orang lain. Asap dapat terhidup jika berada di dekat atau dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. Jika para perokok pasif ini terlalu sering menghirup asap rokok, maka risiko terkena kanker paru tak dapat dihindari lagi. Apa alasannya seseorang bisa tetap mengidap penyakit kanker paru sekalipun tidak merokok secara langsung?

Alasan Perokok Pasif Bisa Terkena Kanker Paru

Kanker paru-paru terjadi adanya mutasi sel di dalamnya. Perubahan sel tersebut disebabkan karena penderita menghirup udara yang mengandung bahan kimia berbahaya. Kalau terlalu sering terpapar asap rokok secara terus-menerus, maka akan menyebabkan kerusakan sel dan jaringan tubuh. Sayangnya, hampir sebagian besar pasien kanker paru tidak sadar akan bahaya ini sekalipun ia bukanlah perokok. Berikut ini alasannya : 

Asap rokok bertahan selama berjam-jam

Terlalu sering menghirup asap rokok konvensional maupun rokok elektrik, sama dengan menghirup berbagai macam bahan kimia yang sifatnya beracun bagi tubuh. Apalagi sebagian besar asap berbahaya tidak terlihat, mudah menyebar, dan bertahan di udara selama berjam-jam. Asap yang bertahan di udara dalam waktu lama bisa menumpuk di pakaian maupun dinding, yang mana dapat terhirup orang lain.

Perokok pasif menghidup asap secara langsung

Risiko kanker paru yang menyerang para perokok pasif ternyata lebih tinggi dibandingkan perokok aktif. Hal ini karena perokok aktif menghisap rokok langsung, yang mana dalam rokok tersebut terdapat filter. Sementara yang pasif menghirup asap dari rokok langsung tanpa filter. Belum lagi asap yang keluar dari paru-paru orang yang merokok.

Zat kersinogen pada rokok membahayakan perokok pasif

Pada asap tembakau yang berasal dari rokok konvensional, terkandung sekitar 7.000 bahan kimia, yang diantaranya sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu zat yang berbahaya ini adalah karsinogen yang dapat menyebabkan kanker paru-paru. Selain pada rokok tembakau, zat ini juga terkandung di dalam knalpot diesel, asbes, dan arsenik. Ketika perokok pasif menghirup racun karsinogen inilah yang dapat menyebabkan kanker paru.

Tips terhindar dari paparan asap rokok

Sayangnya, tidak ada pengobatan untuk menghirup asap rokok orang lain. Tetapi ada cara untuk mengelola paparannya dan mengobati kondisi yang terkait dengan inhalasi asap rokok. Jika  sering berada di dekat perokok pasif, maka dapat mengurangi bahayanya dengan sejumlah cara, seperti:

~ Menjauh dari perokok dan mencari tempat bebas asap rokok.
Memastikan tamu di rumah tahu bahwa mereka tidak boleh merokok di area rumah.
Hindari paparan asap rokok di dalam mobil. Minta agar menepi jika ada penumpang yang ingin merokok.
Jauhkan anak-anak dari paparan asap rokok.
Jika kamu adalah orangtua yang memiliki kebiasaan merokok, hindari kebiasaan ini karena banyak dampak buruk pada kesehatan.

Lihat artikel lainnya disini.

Perokok Pasif Rentan Terkena Kanker Paru

Send Us A Message

Genta Niaga Wijaya

Kami mengembangkan produk asli lokal go global. Membangun kemitraan dengan industri kreatif marketing digital dan perusahaan distribusi.

Hubungi Kami