Umbi garut (Maranta arundinacea L.) adalah tanaman pangan yang rimpangnya dapat diolah menjadi tepung atau pati. Garut merupakan sumber karbohidrat dan dapat dijadikan bubur. Penelitian pada hewan menunjukkan potensi perlindungan lambung, tetapi hasil tersebut belum cukup untuk menyatakan garut dapat menyembuhkan maag, gastritis, atau GERD pada manusia.
Dalam ensiklopedia herbal, umbi garut menarik dibahas sebagai tanaman pangan dengan pemanfaatan tradisional untuk pencernaan. Mengenali kandungan gizi, bukti penelitian, serta cara pengolahannya membantu kita memanfaatkan garut secara tepat.Apa Itu Umbi Garut?
Umbi garut dikenal sebagai arrowroot. Bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai pangan adalah rimpangnya, yang umum disebut umbi. Garut dapat diolah menjadi tepung atau pati untuk membuat bubur dan berbagai makanan lainnya.
Pemanfaatan garut secara tradisional menjadi salah satu alasan tanaman ini diteliti. Namun, penggunaan tradisional dan hasil penelitian laboratorium perlu dibedakan dari bukti manfaat pengobatan pada manusia.
Apa Kandungan Gizi Umbi Garut?
Karbohidrat merupakan komponen dominan pada tepung atau pati garut. Karena itu, pemanfaatannya terutama sebagai sumber energi dalam menu makanan.
Bahan referensi artikel ini mencantumkan komposisi tepung garut berikut:
| Komponen | Jumlah per 100 gram tepung garut |
|---|---|
| Energi | 355 kkal |
| Karbohidrat | 85,2 gram |
| Protein | 0,6 gram |
| Lemak | 0,2 gram |
Angka tersebut merupakan data dalam bahan referensi, bukan hasil pengujian semua produk garut. Nilainya tidak boleh langsung digunakan untuk umbi segar atau bubur yang sudah ditambahkan air. Untuk produk kemasan, periksa informasi nilai gizi pada label.
Tepung dan pati juga tidak selalu identik. Pati merupakan fraksi yang dipisahkan dari bahan tanaman, sedangkan komposisi tepung bergantung pada proses pembuatannya. Kandungan suatu bagian tanaman atau ekstrak tidak otomatis sama dengan kandungan produk pati yang dikonsumsi.
Apa Manfaat Umbi Garut untuk Lambung?
Pati garut memiliki potensi gastroprotektif berdasarkan penelitian pada hewan. Gastroprotektif berarti membantu melindungi jaringan lambung dari kerusakan dalam kondisi pengujian tertentu.
Penelitian Damarwati, Bachri, dan Widyaningsih yang diterbitkan dalam Pharmaciana pada 2020 menguji pati garut pada tikus dengan kerusakan lambung akibat etanol. Bahan referensi merangkum bahwa kelompok yang menerima pati garut menunjukkan indeks luka lambung lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol tanpa perlakuan.
Temuan tersebut merupakan bukti praklinis. Hasilnya tidak dapat langsung disamakan dengan manfaat klinis pada manusia, karena model kerusakan lambung, dosis, dan kondisi percobaan berbeda dari konsumsi sehari-hari.
Bahan referensi juga membahas dugaan peran senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan. Namun, mekanisme perlindungan lambung pada manusia belum dapat dipastikan dari penelitian tersebut.
Apakah Umbi Garut Bisa Menyembuhkan Maag atau Asam Lambung?
Umbi garut belum dapat disebut sebagai obat yang terbukti menyembuhkan maag atau menurunkan asam lambung pada manusia berdasarkan referensi artikel ini. Garut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan sesuai toleransi, sementara penanganan penyakit perlu disesuaikan dengan penyebabnya.
Istilah yang sering digunakan sehari-hari perlu dibedakan:
Maag: istilah umum untuk keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, atau rasa tidak nyaman di perut bagian atas.
Gastritis: peradangan pada lapisan lambung.
Refluks: naiknya isi lambung ke kerongkongan. GERD merupakan kondisi refluks yang menimbulkan gejala mengganggu atau komplikasi.
Infeksi Helicobacter pylori merupakan salah satu penyebab gastritis. Obat antinyeri tertentu dan alkohol juga dapat merusak lapisan lambung. Mengonsumsi garut tidak menggantikan penanganan penyebab tersebut.
NIDDK menjelaskan bahwa pola makan bukan penyebab utama sebagian besar kasus gastritis atau gastropati. Karena itu, keluhan lambung tidak tepat selalu dikaitkan dengan makanan pedas atau terlambat makan.
Bagaimana Cara Membuat Bubur Garut?
Bubur garut dapat menjadi salah satu variasi olahan pangan. Resep berikut berasal dari bahan referensi dan merupakan contoh penyajian, bukan dosis pengobatan.
Bahan
Sekitar 1 sendok makan tepung atau pati garut pangan, kurang lebih 8–10 gram.
Air sebanyak 150–200 mL.
Cara Membuat
Campurkan garut dengan sebagian air dingin dan aduk hingga tidak menggumpal.
Tambahkan sisa air, lalu panaskan dengan api kecil.
Aduk terus hingga matang dan mengental.
Biarkan suhunya turun sebelum disantap.
Ikuti petunjuk kemasan jika tersedia karena karakter produk dapat berbeda. Sesuaikan kekentalan dan porsi dengan selera serta toleransi tubuh.
Bubur garut tidak perlu menjadi satu-satunya makanan. Lengkapi menu dengan sumber protein, sayuran, dan bahan pangan lain sesuai kebutuhan.
Apa yang Perlu Diperhatikan saat Mengonsumsi Garut?
Perhatikan respons tubuh setelah makan. Tekstur lembut tidak menjamin suatu makanan cocok untuk semua orang yang mengalami keluhan lambung. Bahan tambahan dan ukuran porsi juga perlu diperhatikan.
Jika keluhannya berupa refluks, kenali makanan atau minuman yang memicu gejala. Pada orang yang mengalami refluks malam hari, memberi jarak makan setidaknya tiga jam sebelum berbaring dapat membantu.
Keluhan yang menetap atau berulang perlu diperiksa. Segera cari pertolongan medis apabila mengalami muntah darah, muntah seperti bubuk kopi, atau tinja hitam seperti aspal.
Dokumen rujukan pengguna: Ensiklopedia Herbal Umbi Garut, RND GNW, 2026
Damarwati, V. L., Bachri, M. S., & Widyaningsih, W. (2020). The gastroprotective effects of arrowroot tuber starch (Maranta arundinacea L.) on ethanol-induced gastric damages in rats. Pharmaciana, 10(1), 35–42.
NIDDK. Eating, Diet, & Nutrition for Gastritis & Gastropathy.


